
Mulai tanggal 19-21 maret 2008, management LETTO ngadain acara Meet & Greet Letto & pLettonic yang bertempat di PPLH Seloliman, Trawas, Jawa Timur. Selain keakraban antar pLettonic & Letto, juga kegiatan bertemakan lingkungan hidup serta diadain games dan apresiasi dan ekspresi seni Letto & pLettonic.
Peserta yang ikut terbatas dan harus mendaftar terlebih dahulu. Info selengkapnya dan formulir pendaftaran ada di: SINI
Saturday, March 15, 2008
Meet & Greet LETTO & pLETTOnic 2008
Thursday, February 07, 2008
Letto Belajar Akting dari Utang
Banyak hutang ternyata membawa manfaat tersendiri bagi para personel band Letto. Mereka mengaku belajar akting dari kebiasaannya berhutang. Loh?
Bagi Noe, Dedi, Patub dan Ari memiliki banyak hutang adalah bagian dari hidup mereka yang paling menarik. Itu pula yang menginspirasi Letto melatih kecakapannya berakting.
“Dimana-mana ada utang dan itu bagian dari proses akting,” ujar Noe sang vokalis ditemui di Planet Hollywood, Jl Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, Selasa (5/2/2008) malam.
Gara-gara sering ditagih utang Noe jadi rajin berdalih. Hal kecil itu membuatnya merasa bahwa seluruh bagian dari kehidupan adalah akting.
“Misalnya kita ditagih, kita belaga nggak punya duit. Pasang muka susah. Itu kan akting,” jelas Noe.
Kendati sudah terbiasa akting, Letto mengaku belum siap untuk berlaga di layar lebar. Namun jika terlibat produksi di belakang layar, mereka setuju untuk campur tangan garap naskah.
“Akting? wah belum kepikiran. Kita masih banyak belajar,” tuturnya menutup pembicaraan.
source: detikhot
Wednesday, February 06, 2008
Bikin Lirik Puitis, Letto Tak Ingin Terkesan Sempit
Grup band Letto terkenal piawai dalam menciptakan lagu. Lirik lagu yang puitis, diakui Letto sengaja dibuat untuk memberi ruang kosong bagi pendengarnya. Sehingga tak terkesan sempit makna.
"Kita bikin lagu itu mencoba untuk sejujur mungkin dan pemilihan katanya pun kita bikin dan kita pilih yang bermakna dan punya arti. Biasanya, kita kalau bikin lagu itu, kita tuh selalu ingin memberi ruang kosong untuk pendengar agar mereka merasa bisa menjadi bagian dari lagu itu," ujar Noey yang ditemui di Planet Hollywood, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (5/2/2008).
Letto pun membiarkan pendengar musiknya memiliki interpretasi sendiri terhadap lagu mereka. Sehingga memberi kesan bahwa lagu mereka punya banyak arti dan tidak sempit.
Sementara itu, di video klip terbaru Letto berjudul Permintaan Hati, mereka berakting layaknya seorang aktor berpengalaman.
"Kalau dibilang pengalaman akting, kita sih punya pengalaman akting yang cukup panjang. Dulu waktu kecil, ngambil uang orangtua dan tidak ngaku itu sudah akting dan gue berhasil. Tapi, sebenarnya buat saya enggak asing juga sama yang namanya akting, karena aku pernah ikut theater," ungkapnya.
Bagi semua personel, menjadi aktor bukanlah keinginan terpendam mereka. Meski belakangan, sejumlah band Indonesia banyak yang bermain sinetron.
"Sebenarnya, rencana dan kesempatan itu sudah ada. Tapi, kalaupun nantinya kita terlibat kita enggak pengen cuma jadi pemain doang, kita juga pengen terlibat di belakang layar dan ikut dalam proses kreatifnya. Hal itu supaya kita bisa mendalami peran yang akan kita mainkan, lebih pada itu sih," tutur Noey.
Sementara itu, lagu Letto belum lama ini dijadikan judul sebuah buku.
okezone
Lagi, Lagu Letto Dibukukan
Setelah lagu 'Ruang Rindu' dibukukan kini giliran hits Letto lainnya yang ambil bagian. Adalah 'Sebelum Cahaya' yang didapuk menjadi sebuah kisah novel.
Kali ini buku tersebut ditulis oleh Karla M. Nashar. Garis besar lagu yang dijadikan soundtrack sinetron 'Cahaya' itu dituangkan dalam buku.
“Kita nggak nyangka lagu kita dijadiin novel lagi. Kalau soal lirik yang katanya romantis dan puitis itu karena kita benar-benar milih kata-kata supada ada maknanya,” ujar Noe sang vokalis ditemui di Planet Hollywood, Jl Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, Selasa (5/2/2008).
Kini band asal Yogyakarta itu sudah mulai mengasah kemampuannya di bidang akting. Dalam video klip 'Permintaan Hati', Letto habis-habisan berlaga bareng Marsha Timothy.
“Ya itu pengalaman akting yang sudah panjang untuk kita, dari kecil kita akting seperti ngambil uang jajan diam-diam dari orang tua, nggak merasa bersalah,” jelas Noe.