LETTO on Facebook

Sebelum Cahaya (Video Clip)

Wednesday, January 24, 2007

TNI dan Polisi Bentrok di Pergelaran Letto

Liputan6.com, Probolinggo:

Bentrokan antara anggota TNI dan polisi kembali terjadi. Bentrok antaraparat yang seharusnya memberi perlindungan dan rasa aman pada masyarakat itu berlangsung saat pengamanan konser musik Tetto di Pantai Bentar, Probolinggo, Jawa Timur, belum lama ini. Komandan Sub Denpom V Brawijaya Probolinggo Letda CPM Sholikhin menyatakan kasus bentrok antara anggota Polres Probolinggo dan anggota Yon Zipur Pasuruan berkakhir damai. Sebuah senjata api milik anggota polisi yang hilang akhirnya dikembalikan. Namun Letda Sholikhin membantah senjata api itu dirampas anggota TNI melainkan terjatuh dan diamankan oleh anggota TNI.

Insiden berlangsung saat grup musik Letto baru membawakan tujuh lagu andalannya. Salah seorang penonton membuat keributan dengan melempar botol air mineral. Polisi mencoba mengamankan situasi namun tiba-tiba bentrok justru terjadi antara sejumlah polisi dan anggota TNI berpakaian preman.
Baku hantam tak terhindarkan. Sejumlah anggota polisi berusaha melerai namun bentrok tidak bisa dikendalikan hingga berlanjut di belakang panggung. Senjata milik Bripda Linggar, anggota Samapta Kilat sempat hilang diduga karena dirampas salah seorang dari mereka yang terlibat bentrok.

Insiden berakhir setelah anggota polisi militer turun tangan dan mengamankan kedua belah pihak. Pimpinan kedua satuan akhirnya bertemu untuk menyelesaikan kasus ini. Mereka menilai hanya salah pahan antara anggota polisi dan anggota TNI. Namun pemberian sanksi terhadap mereka yang terlibat bentrok akan dilakukan atasan masing-masing kesatuan.
21/01/2007 18:35
liputan6.com

Tuesday, January 23, 2007

23.01.87 - 23.01.07: Happy Birthday Dedy

Cowok kelahiran Yogyakarta, 23 januari 1987 ini merupakan personel Letto yang paling muda. Iapun mengaku 'tercebur' ke jalur musik lantaran Patub, kakaknya yang merupakan gitaris Letto sering memutar lagu-lagu Queen di kamarnya.
"Kebetulan sejak kecil, aku memang sekamar sama Patub. Setiap hari, dia sering banget muterin lagu-lagunya Queen. Mungkin dari situ akhirnya aku juga suka musik." cerita Dedy.

Saturday, January 20, 2007

Letto at Soundtrack By Request

Jum'at Letto bersama Radja, Bunga Citra Lestari, Ancha & Irwansyah mengisi acara SCTV By Request dan kali ini mengambil tema Soundtrack By Request yaitu menampilkan lagu2 yang hits jadi theme song beberapa sinetron dan film layar lebar.

Untuk Letto sendiri ada 3 lagu dari album Truth Cry & Lie yang jadi soundtrack 3 sinetron di RCTI (Wulan, Intan & I LOve U Boss) yaitu Sandaran Hati, Ruang Rindu & Sampai Nanti Sampai Mati dibawakan di acara tersebut ditambah 1 video klip Sebenarnya Cinta yang diputer di akhir acara. Diakhir acara Ruang Rindu mengungguli beberapa lagu yang ditawarkan ke pemirsa termasuk lagunya Radja.

Buat Letto, yang special di event kali ini adalah penganugerahan Double Platinum yang khusus diberikan oleh Bu Acin dari Musica untuk prestasinya yang telah terjuat lebih dari 300ribu keping album Truth Cry & Lie. Itu baru dari album saja belum termasuk dari Ring Back Tone (NSP, I-Ring, Nada Tunggu), Ringtone ataupun kaset-cd-mp3 bajakan yang sekarang mudah sekali album Letto dilihat di kaki lima.

Congratulation buat Letto dan Tetap Semangat.... Ditunggu album barunya...


Wednesday, January 17, 2007

Garap Album Baru

Letto kini sibuk mempersiapkan album keduanya. Kalau tak ada aral, album ini siapdiluncurkan sekitar bulan April atau Mei nanti. “Saat ini proses rekamannya sudah 50 persen. Doakan saja bulan April atau Mei nantialbum kedua kami sudah bisa diedarkan,” kata Arian. Di album kedua ini, terang Arian, konsepnya masih tak berpijak dari musik pop ala Letto. “Kalau perubahan sih ada, tapi tak terlalu besar,” sebut Arian. Album kedua ini masih didominasikarya Noey. Namun, bukan berarti personel lain tak punya andil.
“Ada beberapa lagu yang melodi dasarnya dibuat oleh Patub,” tandas Arian yang bertekad menyumbangkan lagu di album kedua Letto.

Letto terbentuk dari pertemanan antara Noe, Patub, dan Arian yang sama-sama bersekolah di SMA 7 Jogja dan lulus tahun 1997. Dedy baru menyusul kemudian karena kebetulan dia adik kandung Patub. Magnet perkawanan empat pemuda itu semakin mengental saat diserahi mengelola studio recording Geese di Yogyakarta. Di studio itu mereka bergelut dengan musik hingga paham sekali proses memproduksi musik seperti rekaman, mixing, danmastering. Sampai di sini belum ada niat serius bermusik. Niat serius baru muncul setelah didesak teman-teman mereka. “Teman-teman menyarankan kenapa nggak diseriusin saja lagu-lagu yang sudah jadi,” seru Arian lagi.

Entah bagaimana, rekaman lagu mereka sampai ke tangan Noey Java Jive. Noey adalah produser yang melejitkan Peterpan dan beberapa band lainnya. Lantaran tertarik Noey menawarkan mereka ikut album kompilasi Pilih 2004 keluaran perusahaan rekaman Musica Studio’s. agu mereka yang masuk di album itu bertajuk I’ll Find Away. Sayang, ketika diluncurkan lagu ini tak begitu populer. Kegagalan ini sempat membuat band ini pesimis bakal diajak rekaman kembali oleh Musica. Apalagi waktu itu, Musica engah sibuk mengurus Supergrup eterpan yang kebetulan berada satu label dengan Letto.

Tapi Musica meminta mereka membuat full album. “Entah apa alasannya Musica lalu menawarkan kami membuat album,” seru Noe lagi. Kolaborasi Musica dan Letto enghasilkan album yang diberi tajuk Truth, Cry and Lie. Album ini berisikan 10 tembang.

“Truth itu berarti kebenaran. Kebenaran itu titiknya jelas. Begitu juga dengan Lie. Nah, kalau cry itu saya menyebutnya titik ekstremitas. Ia berada di tengah-tengah. Cry itu emosi di titik absolut kebenaran dan kesalahan. Kalau orang sedih banget, nangis, kalau senang banget juga nangis. Tiga hal ini yang menjadi tema keseluruhan album ini,” terang Noe suatu kali.

taken from: bintang indonesia


Menikmati Berkah Dari Sinetron

Belakangan, giliran band Letto yang menikmati berkah dari sinetron. Letto punya tiga lagu yang dijadikan soundtrack sinetron. Hebatnya, tiga seinetron ini semuanya tayang di prime time. Tiga lagu yang dipetik dari album debut, Truth, Cry and Lie itu adalah Sampai Nanti, Sampai Mati, Ruang Rindu dan Sandaran Hati. Rinciannya, Sampai Mati yang dijadikan soundtrack sinetron I Love U, Boss yang tayang di RCTI setiap Jumat pukul 20.00 WIB. Ruang Rindu didaulat jadi soundtrack sinetron Intan. Sinetron ini tayang saban hari di RCTI pukul 18.00 WIB. Sandaran Hati jadi lagu tema sinetron Wulan yang tayang Senin-Jumat pukul 21.00 WIB. Sinetron yang terakhir ini juga diputar di RCTI. Jadi bisa dipastikan, dari layar kaca RCTI setiap harinya mengalun lagu-lagu milik band yang diawaki Arian (bas), Noe (vokal), Dedi (dram), dan Patub (gitar) ini.

Karena beberapa lagunya dijadikan soundtrack, kata Arian, jumlah angka penjualan album Letto mengalami peningkatan. “Angka penjualan album kami naik. Saya dapat kabar album Letto sudah terjual sampai 200 ribu keping. Itu berarti kami sudah dapat platinum,” imbuh Arian. Jumlah kenaikan ini bisa dibilang signifikan. Pasalnya, sekitar bulan Oktober tahun lalu album Letto baru terjual di kisaran 100 ribuan keping. Tak cuma itu. Entah terpengaruhsoundtrack sinetron atau tidak, lagu-lagu Letto kini banyak di-download buat dijadikan Ring Back Tone. Paling tidak ada satu atau dua lagu Letto yang masuk daftar 10 besar lagu yang paling sering di-download.

Menurut Arian, Letto tak begitu tahu proses lagu-lagu Letto dijadikan soundtrack sinetron. “Yang paling tahu bagaimana ceritanya lagu kami dijadikan soundtrack sinetron,ya perusahaan rekaman (Musica Studios's). Pasalnya, mereka lah yang menguruslagu kami sampai jadi soundtrack,” ceplosnya. Namun, kata Arian, anak-anak Letto paham kalau dipakainya tiga tembang Letto sebagai soundtrack sinetron merupakan bagian dari strategi promosi. Strategi itu dinilai Letto efektif.

“Sinetron-sinetron itu rata-rata tayang di jam prime time. Jadi pasti banyak orang yang menonton. Kalau menonton, mereka pasti jadi tahu lagu kami. Efeknya, ya,angka penjualan kaset kami mengalamai peningkatan,” ujar Arian lagi.

taken from: bintang indonesia